Oleh JUTAWANKEREPEK
25-Aug-2005 15:51:17
by TAUFIK Munir
Saya pernah membaca tulisan ini di koran Mesir, Annaba. Dikabarkan bahwa
ribuan kaset "penyiksaan di alam kubur" laris manis terjual. Bukan hanya
itu, pembeli berani antri bahkan berjejalan di jalan-jalan hanya untuk
membeli kaset yang hanya berisi suara jerit tangis memilukan dan
lolongan yang melengking-lengking di dalam tanah.
Syekh Azhar tidak percaya.
Berikut terjemahannya.
Wassalam
===============================================================
"Penemuan terakhir ini adalah penemuan yang sangat mengejutkan
pendengaran kami, dengan penemuan ini banyak dari peneliti kami yang
berhenti dari pekerjaan ini karena ketakutan. Pada awalnya kami hanya
hendak mendengarkan pergerakan bumi dengan interval tertentu dan
mendengarkan Super Sensitive Microphone yang masuk ke dalam bilik-bilik
atau lubang-lubang bumi dan reruntuhan galian. Pada awalnya kami
menyangka apa yang kami dapat itu adalah gesekan dari alat-alat kami
pada dinding-dinding perut bumi, tetapi suara ini menghancurkan seluruh
logika kami.
Setelah beberapa penyesuaian kami berkesimpulan bahwa suara ini berasal
dari interior bumi, jadi seakan-akan di dalam perut bumi ini ada ruang
lain yang berbeda dari tempat yang kami gali, dan dari ruangan
tersebutlah kami tidak mempercayai apa yang kami dengar. Kami mendengar
dari ruang bumi yang lain itu ada suara manusia berteriak keras dalam
kesakitan. Walaupun satu suara didengar, kami dapat mendengar ribuan
bahkan jutaan latar belakang suara manusia yang sedang dalam kesakitan
akibat penyiksaan.
Setelah penemuan yang sangat mencenangkan ini, setengah dari peneliti
kami berhenti karena takut. Yang sangat mengejutkan lagi, bagi orang
Soviet itu adalah setelah suara tersebut direkam, pada malam yang sama,
keluarlah semacam gas atau kabut yang terang dari lokasi penggalian gas.
Gas atau kabut tersebut keluar dengan membentuk pilar-pilar dan tulisan
yang membentuk seperti sayap kelelawar (seperti lafadz ALLAH, wallahu
'alam), lalu menampakkan dengan sendirinya dengan bahasa Rusia yang
artinya AKU TELAH MENAKLUKKAN atau AKU TELAH MENUNDUKKAN. Tulisan itu
terlihat di awan di Siberia yang gelap.
Kejadian itu sangat tidak masuk akal orang-orang Soviet karena sedang
akan diteror. Beberapa saat setelah itu datanglah ambulance ke kumpulan
orang-orang tersebut dan memberikan obat yang dapat menghilangkan memori
dengan singkat. Sebagai perawatan kepada korban yang melihat keajaiban
itu (ini mungkin agar kejadian ini tetap dirahasiakan). Nah, sebagai
komunis, Saya tidak percaya adanya surga dan Injil, tetapi sebagai
Ilmuwan sekarang Saya percaya adanya NERAKA. Sangat sulit diungkapkan
dengan kata-kata, apa yang Kami temukan, apa yang Kami lihat dan apa
yang Kami dengar. Dan sekarang kami yakin bahwa kami menggali dekat,
dekat sekali dengan PINTU NERAKA."
Lalu Dr. Azzacove melanjutkan, "Mesin penggali tiba-tiba berputar dengan
sangat cepat ketika Kami mencapai salah satu kulit bumi, tempereturnya
menunjukkan hingga 2000 derajat Fahrenhait, lalu kami mendekatkan
microphone itu disana untuk mendengarkan pergerakan bumi, tetapi, yang
terdengar adalah suara manusia, bahkan teriakan manusia dalam kesakitan.
Pertama kami mengira suara itu adalah suara mesin. Tetapi setelah
melakukan kajian ulang atas suara itu, suara yang terdengar adalah suara
manusia bukan hanya satu orang, mungkin jutaan manusia yang sedang dalam
siksaan dan kesakitan. Apakah Anda tahu kenapa Jacques Costeau, seorang
penjelajah dalam air berhenti beberapa saat sebelum dia mati? Dia
berhenti karena dia juga pernah mendengar suara jeritan manusia di dalam
air ketika ia sedang menjelajah di dalam air. Dan dalam kesempatan lain
juga salah satu anak buahnya menemukan hal yang sama ketika ia sedang
melakukan penjelajahan di sekitar SEGITIGA BERMUDA. Setelah ia sembuh
dari shock yang sangat berat, kemudian ia menceritakan bahwa ia
mendengar jeritan manusia yang banyak yang sedang disiksa di dalam perut
bumi."
Wallaahu 'alam...
NB: disertakan file AlamKubur.mp3 silakan Anda download, kita ambil
hikmah walaupun segala kebenaran hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui.
webmaster@mymasjid.net.my